Bawa Sabu Seberat 4,5 Kg, Seorang Personel Polda Sulteng Dipecat

Brigpol Samsul Rizal (Tengah) saat menghadiri Sidang Kode Etik Profesi Polri, rabu (28/03/2018) sore, di aula Torabelo.

Palu, Tribratanewspoldasulteng.com – Seorang Brigadir Polisi yang sebelumnya bertugas di Kepolisian Sektor Palu Barat, Kota Palu, Brigadir Polisi Samsul Rizal telah menjalani sidang kode etik atas pelanggarannya membawa 4425,37 gram atau 4,5 kilogram sabu. Atas perbuatannya itu, Brigpol Samsul Rizal direkomendasikan untuk diberhentikan tidak dengan hormat dari dinas Kepolisian Negara Republik Indonesia (PTDH) alias dipecat dari korps Bhayangkara.

Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Hery Murwono mengatakan, Brigpol Samsul Rizal menjalani sidang kode etik di aula Torabelo, rabu (28/03/2018) sore. Sidang kode etik yang dipimpin oleh Ketua Sidang AKBP Petrus Pawan, SH dan Sekretaris Bripka Rifka berlangsung sejak pukul 15.00 wita hingga pukul 16.30 wita.

“Sidang kode etik sudah digelar kemarin sore. Dalam putusan sidangnya, dia direkomendasikan di PTDH atau Pemberhentian Dengan Tidak Hormat,” kata Kabid Humas Polda Sulteng, kamis (29/03/2018) pagi, diruang kerjanya.

Dalam pembacaan putusan, Brigpol Samsul Rizal yang menjabat sebagai Brigadir Yanma Polda Sulteng itu terbukti telah melakukan pelanggaran tindak pidana dengan membawa 4425,37 gram sabu.

“Karena sudah melakukan pelanggaran tindak pidana yang dilakukannya dan mencoreng nama baik institusi Polri sehingga yang bersangkutan diputuskan untuk diberhetikan dengan tidak hormat,” jelas Kabid Humas.

Seperti diberitakan sebelumnya, Brigpol Samsul Rizal ditembak petugas Dit Res Narkoba Polda Sulteng, di area parkir Hotel Santika, Jalan Moh Hatta, Kota Palu, saat akan berusaha melarikan diri, pada selasa (24/01/2017) lalu. Dari tangan Brigpol Samsul Rizal, petugas berhasil menyita 6 (Enam) bungkus sabu-sabu dengan berat total 4425,37 gram.

Berita Terkait