Aniaya Anak Tiri, Seorang Pria Diamankan Sat Reskrim Polres Banggai

Ilustrasi Kekerasan kepada Anak

Tribratanewspoldasulteng.com – Seorang pria berinisial MI (35) warga Kelurahan Baru, Kecamatan Luwuk diamankan penyidik Sat Reskrim Polres Banggai karena diduga melakukan penganiayaan kepada seorang anak berinisial R (5), Kamis (12/4/2018) lalu

“MI merupakan ayah tiri dari korban,” ungkap Kasubbag Humas AKP Wiratno Apit SH MH kepada awak media, Senin (16/4/2018).

AKP Wiratno Apit menuturkan, sebelum kejadian tersebut dilaporkan ke SPKT Polres Banggai, Lantutoho Ujon (35) ayah kandung korban menerima kabar dari Arman tetangga mantan istrinya, bahwa anaknya telah dipukul oleh ayah tirinya.

Mendengar kabar anaknya diperlakukan tidak baik dan dipukuli, Lantutoho langsung mendatangi rumah mantan istrinya untuk melihat keadaan anaknya.

“Namun sesampainya rumah mantan istrinya, ayah kandung korban tidak menemukan siapapun,” sebut Kasubbag

Keesokannya, Jumat (13/4) lalu, sekira pukul 09.00 wita Lantutoho ke rumah tante Uli dan melihat anaknya ada disana. Ayah korban langsung mengambil dan membawa anaknya ke rumah Ali sepupunya. Tak menunggu lama, ayah korban langsung menuju kantor polisi untuk melaporkan kejadian kekerasan fisik yang menimpa anaknya itu.

Berdasarkan laporan polisi nomor LP/198/IV/2018/Sulteng/Res BGI, pukul 15.00 wita Satreskrim Polres Banggai melakukan penangkapan terhadap tersangka tindak pidana kekerasan pada anak.

“Tersangka sudah diamankan dan langsung diperiksa. Sudah ada beberapa saksi juga yang dilakukan pemeriksaan terkait kasus kekerasan pada anak ini,” terang AKP Wiratno Apit.

Atas perbuatannya, lanjut Kasubbag Humas, tersangka dijerat pasal 80 ayat (1) Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, yang diubah dan ditambah dengan Undang-undang nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Perpu nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo pasal 351 KUHP.*Humas Polres Banggai

Berita Terkait